6:19 pm - Thursday April 19, 2018

Penjual Jamu Ini Gratiskan Penghafal Al-Quran Minum Jamu Sepuasnya !

SIDOARJO – Masih ingat dengan kisah penjual jamu asal Sidoarjo yang setiap hari “meracuni” pembelinya dengan buku? Kali ini dia mempunyai ide kreatif yang tak kalah unik.

Selain mempromosikan dagangannya, ia juga membawa pesan moral yang mampu menginspirasi banyak orang. Bila sebelumnya, dia menggratiskan buku bacaan yang ia bawa, kali ini dia menggratiskan jamu dagangannya kepada setiap orang yang hafal Al-Quran.

Pria yang akrab disapa Fauzi ini mengatakan itu merupakan caranya untuk memuliakan para
hafiz dan hafizah (penghafal Al-quran).

“Saya hanya iingin memuliakan mereka yang hafal Al-Quran dan inilah cara saya. Sekaligus mengajak orang lain untuk lebih peduli pada orang yang hafal Al-Quran, karena selama ini, banyak orang yang kurang peduli pada mereka yang hafal Al-Quran,” terangnya, Rabu (2/12/2015)

Ayah dua anak ini memasang tulisan “Hafal Al-Qur’an gratis selamanya” pada gerobak motornya. Ia kemudian memotret dan mengunggah foto itu ke akun facebook miliknya yang bernama Fauzi Baim.

Tak disangka, fotonya yang ia unggah di facebook menuai banyak pujian positif dari para netizen. Netizen pun banyak memberi komentar aksi sosialnya yang telah menginspirasi banyak orang.

Bahkan, dia tak menyangka, bila foto gerobaknya direpost oleh ustad Yusuf Mansur di instagram. Dan kini foto yang direpost ulang di akun instagram milik ustad Yusuf Mansur itu telah disukai lebih dari seribu orang.

Foto gerobak jamunya yang telah menjadi viral ini juga telah diunggah oleh fanpage Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia dan telah dibagikan ulang lebih dari 4 ribu kali serta disukai lebih dari 19 ribu netizen.

Ia mengaku sangat senang, upayanya untuk mengkampanyekan budaya membaca buku dan Al-Quran banyak direspon positif oleh para netizen. Dia berharap, akan ada banyak orang yang terinspirasi dan melakukan hal yang sama, memuliakan orang yang hafal Al-Quran.

Seorang temannya, penjual kerupuk yang biasa mangkal di depan pabrik bersama dirinya juga telah mengikuti jejaknya dengan ikut menggratiskan kerupuknya bagi pembeli yang hafal Al-Quran.

“Harapan saya, ini bisa menginspirasi orang lain, untuk melakukan hal yang sama, memuliakan orang hafal alquran, dan tentunya dengan cara masing-masing. Dan perlu juga diketahui disitu juga ada publikasi tentang “Sak Iki Jamane Moco”, anggap sebagai sosialisasi budaya baca juga,” imbuhnya.

Fauzi mengatakan, untuk bisa mendapat jamu gratis, tidak harus membaca Al-Quran sampai selesei. Cukup mengatakan “Saya hafal Al-Quran” dan dia menggratiskan barang dagangannya untuk diminum sampai puas oleh orang tersebut.

penjual-jamu-6_20150803_160555

Pria lulusan pondok pesantren ini mengaku tak takut rugi karena menggratiskan barang dagangannya kepada setiap orang yang hafal Al-Quran.

“Itu kan hanya sedikit dari barang dagangan saya, jadi tidak akan mengurangi rezeki saya. Ini merupakan cara saya ta’dzim kepada mereka yang hafal alqur’an,” ucapnya.

Ia tidak mempersoalkan orang tersebut benar-benar hafal dan tidak. “Biarlah orang itu bergulat dengan nuraninya sendiri jika dia benar-benar berbohong toh Allah maha tahu,” katanya.

Fauzi menambahkan, untuk diketahui jamu yang selama ia jual, diracik oleh istrinya yang juga seorang hafidzoh. “Bisa juga ini disebut, persembahan dari hafidzoh untuk mereka yang hafal Al-Quran,” tambahnya.

Sumber

Komentar

Komentar

Bagikan artikel ini ke : Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
Filed in: Quran