3:16 pm - Sunday January 20, 5011

Remaja Ini Berangkat Haji Tanpa Antre Setelah Hafal Al-Quran

Remaja Ini Berangkat Haji Tanpa Antre Setelah Hafal Al-Quran

Remaja Ini Berangkat Haji Tanpa Antre Setelah Hafal Al-Quran

Daftar tunggu keberangkatan calon haji di Indonesia diketahui sangat panjang. Jika mendaftar tahun ini, bisa jadi pendaftar baru bisa berangkat ke Tanah Suci belasan atau bahkan lebih dari 20 tahun kemudian.

Daftar tunggu keberangkatan calon haji di Indonesia diketahui sangat panjang. Jika mendaftar tahun ini, bisa jadi pendaftar baru bisa berangkat ke Tanah Suci belasan atau bahkan lebih dari 20 tahun kemudian.

Namun, Dimas Rusandra Dwi Putra mungkin sangat beruntung. Tanpa harus mengantre lama, remaja 18 tahun asal Desa Pandak, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, itu bisa berangkat ke Tanah Suci hanya empat tahun setelah mendaftar.

Lebih beruntung lagi, Dimas berangkat haji bersama tiga anggota keluarganya, Syamsul Arifin (ayah), Rusmiati (ibu), dan neneknya, Ruhami. “Saya daftar haji tahun 2012,” kata Dimas saat ditemui wartawan di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 13 Agustus 2016.

Dimas mengaku tidak menyangka bisa berangkat haji lebih cepat dari informasi awal saat mendaftar. Semula, pemuda kelahiran 13 April 1998 itu diberitahu bahwa dia baru bisa berangkat haji pada tahun 2024 mendatang.

Informasi ia bisa berangkat haji tahun 2016 diterima Dimas dari kementerian Agama setelah menamatkan hafalan Alquran 30 juz pada bulan Ramadan bulan lalu.

“Saya rasa ini karunia dari Allah. Saya memang ingin sekali berangkat haji. Saya sampaikan keinginan itu ke orang tua dan setuju,” kata santri Pondok Pesantren Wali Songo, Mimbaan, Situbondo, itu.

Rusmiyati, ibu Dimas, menuturkan bahwa keluarganya adalah keluarga petani. Sudah lama anak tunggalnya itu menyampaikan keinginannya untuk naik haji. “Bapaknya usahakan, akhirnya bisa berangkat,” terangnya.

Dimas dan keluarganya tergabung dalam kelompok terbang 13 dan dijadwalkan akan terbang ke Tanah Suci pada Minggu besok, 14 Agustus 2016. “Selain Dimas, ada juga jemaah termuda usia 18 tahun kloter 40 dari Gresik,” kata Bagus, petugas PPIH Embarkasi Surabaya.(MQI/Viva)

Komentar

Komentar

Bagikan artikel ini ke : Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
Filed in: Hikmah, Quran