4:00 pm - Thursday September 18, 6600

Niat yang Ikhlas (baik)

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.
مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأََرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
أَمَّا بَعْدُ:
فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ, وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا, وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ, وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ, وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.
Diantara Syarat diterimanya amalan seorang hamba ialah Niat yang ikhlas.Ketika seorang hamba beribadah bukan karena mengharap ridho dari Robbul ‘alamin maka amalan tersebut sia-sia.

Para pembaca yang dirohmati Alloh Azza wa Jalla.Menghafal al-Qur’an merupakan amalan yang sangat mulia dan tidak setiap muslim berkesampatan mengamalkannya walau hanya disentuh hidayah untuk menghafalkannya.Lalu,mengapa Anda menghafal al-Qur’an?.

Dahulu,ketika penulis masih remaja dan aktif mengikuti lomba-lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ)/Musabaqoh Hifzhil al-Qur’an,ada banyak fakta menarik yang penulis lihat.Diantaranya adalah para peserta lomba Hafalan kebanyakannya mengikuti lomba hanya ingin MENDAPATKAN UANG DAN PALING PALING PARAH sebagian mereka menjadikannya sebagai mata pencaharian atau “profesi”.

Uang yang mereka peroleh bisa dari anggaran uang saku atau hadiah itu sendiri.Bahkan ada sebuah ma’had tahfizh yang didirikan oleh seorang mantan juara MHQ tingkat Internasional terletak disebuah kota besar dengan ‘misi’ mencetak calon-calon juara!!!.

Alhasil,begitu momen lomba tiba,santri-santrinya banyak diorder oleh official kecamatan sampai provinsi.Satu orang saja bisa ikut lomba di beberapa kota atau provinsi berbeda dalam satu musim lomba.Mereka pun semangat “45” untuk bisa memenangkan hadiah.Namun yang miris bagi penulis diantaranya mereka kebanyakan tidak mengamalkan ajaran Islam dengan benar termasuk ajaran al-Qur’an itu secara lebih khsusus.Mereka ikhtilath (bercampur-baur) laki-laki dan perempuan,merokok,dan lain-lain.

Pertanyaannya?Untuk apa anda menghafal al-Qur’an?.

Para pembaca yang dirohmati Alloh.Al-Qur’an ini adalah kalamulloh yang awalnya diturunkan melalui perantaraan Malaikat Jibril dengan metode hafalan bukan dalam bentuk tulisan!.Berbeda dengan kitab-kitab lain.

surah / surat : Al-An’am Ayat : 7


7. Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat menyentuhnya dengan tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang kafir itu berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”


Jadi pada awalnya al-Qur’an itu diturunkan melalui perantaraan hafalan bukan diatas kertas.Ini termasuk salah satu keistimewahan al-Qur’an.


Dan ketahuilah ,hanya orang muslim istimewalah yang diberi untuk menghafal al-Qur’an ,bukan yang lain.Maka para penghafal al-Qur’an adalah ‘muslim elite’ dibanding muslim lainnya yang tidak hafal al-Qur’an.

أَهْلُ الْقُرْآن هُمْ أَهْلُ الله وَخَاصَّتِهِ

“Para ahlul Qur’an merekalah kerabat Alloh dan orang-orang istimewa-Nya”


Jadi,niatkanlah Anda menghafal al-Qur’an untuk mendulang pahala berlimpah dan ridho Alloh saja.Karena sebaik-baik pembaca al-Qur’an adalah para penghafalnya.

bersambung……………..

Bagikan artikel ini ke : Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
Filed in: Umum